Showing posts with label Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga. Show all posts

11.8.18

Soal UKOM Keperawatan keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 3

Soal Uji Kompetensi / UKOM Keperawatan keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 3


Dibawah ini merupakan kisi kisi contoh soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga serta kunci jawaban 

Soal UKOM Keperawatan keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 3, soal keluarga, soal ukom keluarga
nursing genesis

Hai semuanya, kali ini saya akan memberikan contoh soal UKOM perawat keluarga, selamat belajar yaa.


1. Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke tempat klien (50 tahun). Dari hasil pengkajian : perawat mendapati salah seorang anak klien mengalami batuk berdahak lebih dari 3 minggu dan juga disertai dengan penurunan nafsu makan. Klien mengatakan bahwa dirinya merupakan perokok aktif dan belum pernah membawa anaknya untuk berobat ke puskesmas.
Berdasarkan kasus, apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk klien ?

a.Mengajarkan anak teknik batuk efektif
b.Memberikan pendidikan kesehatan kepada klien terkait penyakit TBC dan pengobatannya
c.Menganjurkan klien untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah
d.Menganjurkan klien untuk membawa anaknya pergi berobat dan cek labor untuk pemeriksaan dahak
e.Memberikan klien obat untuk penyakit Tuberkulosis

Jawaban d.Menganjurkan klien untuk membawa anaknya pergi berobat dan cek labor untuk pemeriksaan dahak



2. Seorang perawat melakukan kunjungan ke rumah Tn. B. Berdasarkan pengkajian : Ibu klien mengalami masalah ulkus diabetikum. Klien mengatakan bahwa ibunya baru saja pulang dari rumah sakit. Klien mengaku bingung merawat luka ibunya karena tidak mendapatkan informasi terkait cara perawatan luka dari rumah sakit.
Berdasarkan kasus, apa tindakan keperawatan yang tepat ?

a.Memberikan pendkes kepada klien seputar penyakit DM
b.Memberikan pendkes kepada klien seputar cara perawatan anggota keluarga dengan DM
c.Melakukan tindakan perawatan luka
d.Memberikan informasi kepada klien terkait cara perawatan luka
e.Memberikan pendkes sekaligus mendemonstasikan cara perawatan luka DM

Jawaban e.Memberikan pendkes sekaligus mendemonstasikan cara perawatan luka DM



Seorang klien (42 tahun) baru pulang dari rawatan RS dengan post laparatomi. Klien memutuskan untuk perawatan luka operasinya dilanjutkan di rumah dengan bantuan perawat homecare. Berdasarkan pengkajian perawat : perban luka operasi klien tampak basah dan sedikit berbau.
Sebagai seorang perawat homecare, apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pertama kali ?

a.Menganjurkan klien untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein
b.Melakukan tindakan perawatan luka sesuai jenis luka
c.Mengganti perban yang basah dengan perban yang kering
d.Memberikan informasi kepada keluarga klien terkait cara perawatan luka yang benar
e.Memonitor perkembangan luka dan merujuk klien ke fasilitas kesehatan terdekat

Jawaban b.Melakukan tindakan perawatan luka sesuai jenis luka



Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke kediaman Tn. A (55 tahun). Berdasarkan pengkajian : klien mengalami stroke 10 tahun yang lalu dan saat ini anggota badan sebelah kanannya melemah. Klien masih sering merokok dan sangat sulit dihentikan serta klien juga sulit dinasehati untuk menjaga pola makan yang benar.
Berdasarkan kasus, apakah tindakan keperawatan yang tepat ?

a.Segera merujuk klien ke fasilitas kesehatan terdekat
b.Melakukan pemeriksaan tekanan darah dan memberikan pengobatan anti hipertensi
c.Menjelaskan kepada klien terkait bahaya merokok untuk kesehatan
d.Memberikan pendkes terkait diit yang sehat bagi penderita hipertensi
e.Memberikan pendkes terkait cara perawatan klien dengan stroke dan pencegahan penyakit berkelanjutan

Jawaban e.Memberikan pendkes terkait cara perawatan klien dengan stroke dan pencegahan penyakit berkelanjutan



Seorang perawat melakukan tindakan kepada klien yang menderita DM dengan memberikan pendidikan kesehatan terkait pentingnya menjaga kebersihan kaki dan kebersihan lantai di rumah. Klien diminta untuk menggunakan sendal untuk menjaga agar kaki tidak lecet. Keluarga juga diminta untuk menjaga kebersihan rumah terutama lantai agar tidak ada genangan air atau pecahan kaca yang beresiko menimbulkan cidera.
Berdasarkan kasus, apakah jenis implementasi yang dilakukan oleh perawat ?

a.Memodifikasi lingkungan fisik
b.Memodifikasi lingkungan sosial
c.Memodifikasi lingkungan psikologis
d.Melakukan adaptasi lingkungan
e.Melakukan upaya pemeliharaan kesehatan

Jawaban e.Melakukan upaya pemeliharaan kesehatan



Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke tempat Tn.S (43 tahun) dengan anak usia 5 tahun yang sedang demam hari ke-4. Berdasarkan pengkajian : demam yang dialami anak klien naik turun dan disertai dengan penurunan nafsu makan, mual dan muntah. Klien mengatakan sudah memberikan anaknya obat penurun panas namun suhu tubuh anaknya tetap tinggi.
Berdasarkan kasus, apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pertama kali ?

a.Menganjurkan klien untuk membawa anaknya segera ke puskesmas
b.Menganjurkan keluarga untuk memberikan anaknya asupan cairan/minum yang banyak
c.Melakukan pemeriksaan Rampelid
d.Memberikan pendkes terkait cara perawatan anak dengan kondisi demam
e.Segera ambil sample darah dan mengirimnya ke labor puskesmas

Jawaban c.Melakukan pemeriksaan Rampelid



Seorang perawat melakukan kunjungan rumah untuk perawatan homecare ke kediaman Tn. Z (45 tahun) yang mengalami masalah luka gangren. Hari ini, perawat akan melakukan tindakan perawatan luka pada klien. Saat dilakukannya tindakan, ada tamu yang berkunjung ke rumah klien. Perawat tersebut lupa untuk menutup jendela gorden pintu sehingga tamu dapat melihat kondisi klien saat perawatan.
Berdasarkan kasus diatas, apa aspek etik yang dilanggar oleh perawat ?

a.Confidentialy
b.Justice
c.Autonomy
d.Beneficience
e.Non-maleficience

Jawaban a.Confidentialy



Obat antihipertensi diresepkan untuk klien dengan hipertensi. Klien mengatakan pada perawat bahwa ia akan memilih obat herbal untuk membantu menurunkan tekanan darahnya. Manakah dari pernyataan perawat berikut ini yang paling penting untuk disampaikan kepada klien?

a.    “Jika anda mengkonsumsi obat herbal, anda harus mengukur tekanan darah secara teratur”
b.    Obat herbal tidak aman dan sebaiknya tidak digunakan”
c.    “Saya akan mengajarkan anda cara pengukuran tekanan darah sehingga dapat dimonitor dengan ketat”
d.    “ Jika anda yakin obat herbal dapat menurunkan tekanan darah, silahkan digunakan”
e.    “Anda harus menemui dokter lebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat herbal”

Jawaban e. “Anda harus menemui dokter lebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat herbal”

Rasional: Walaupun obat herbal mungkin mempunyai manfaat, namun tidak semua aman untuk dikonsumsi. Klien yang dirawat dengan obat konvensional harus disarankan untuk menghindari obat herbal yang mempunyai efek yang sama. Karena kombinasi dapat menimbulkan reaksi yang berlebihan atau interaksi obat yang tidak diketahui. Untuk itu perawat menyarankan klien untuk mendiskusikan penggunaannya dengan tenaga ahli kesehatan.

Strategi Mengerjakan Soal: Catat yang paling penting. Abaikan pilihan jawaban A terlebih dulu karena adanya kata pendek tertutup yaitu ‘tidak pernah’.

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 3 Versi Tabel


Berikut kisi kisi contoh soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga dan kunci jawaban

No Pertanyaan Soal Pilihan Jawaban Kunci Jawaban
1 Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke tempat klien (50 tahun). Dari hasil pengkajian : perawat mendapati salah seorang anak klien mengalami batuk berdahak lebih dari 3 minggu dan juga disertai dengan penurunan nafsu makan. Klien mengatakan bahwa dirinya merupakan perokok aktif dan belum pernah membawa anaknya untuk berobat ke puskesmas.
Berdasarkan kasus, apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk klien ?
a.Mengajarkan anak teknik batuk efektif
b.Memberikan pendidikan kesehatan kepada klien terkait penyakit TBC dan pengobatannya
c.Menganjurkan klien untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah
d.Menganjurkan klien untuk membawa anaknya pergi berobat dan cek labor untuk pemeriksaan dahak
e.Memberikan klien obat untuk penyakit Tuberkulosis
Jawaban d.Menganjurkan klien untuk membawa anaknya pergi berobat dan cek labor untuk pemeriksaan dahak
2 Seorang perawat melakukan kunjungan ke rumah Tn. B. Berdasarkan pengkajian : Ibu klien mengalami masalah ulkus diabetikum. Klien mengatakan bahwa ibunya baru saja pulang dari rumah sakit. Klien mengaku bingung merawat luka ibunya karena tidak mendapatkan informasi terkait cara perawatan luka dari rumah sakit.
Berdasarkan kasus, apa tindakan keperawatan yang tepat ?
a.Memberikan pendkes kepada klien seputar penyakit DM
b.Memberikan pendkes kepada klien seputar cara perawatan anggota keluarga dengan DM
c.Melakukan tindakan perawatan luka
d.Memberikan informasi kepada klien terkait cara perawatan luka
e.Memberikan pendkes sekaligus mendemonstasikan cara perawatan luka DM
Jawaban e.Memberikan pendkes sekaligus mendemonstasikan cara perawatan luka DM
3 Seorang klien (42 tahun) baru pulang dari rawatan RS dengan post laparatomi. Klien memutuskan untuk perawatan luka operasinya dilanjutkan di rumah dengan bantuan perawat homecare. Berdasarkan pengkajian perawat : perban luka operasi klien tampak basah dan sedikit berbau.
Sebagai seorang perawat homecare, apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pertama kali ?
a.Menganjurkan klien untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein
b.Melakukan tindakan perawatan luka sesuai jenis luka
c.Mengganti perban yang basah dengan perban yang kering
d.Memberikan informasi kepada keluarga klien terkait cara perawatan luka yang benar
e.Memonitor perkembangan luka dan merujuk klien ke fasilitas kesehatan terdekat
Jawaban b.Melakukan tindakan perawatan luka sesuai jenis luka
4 Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke kediaman Tn. A (55 tahun). Berdasarkan pengkajian : klien mengalami stroke 10 tahun yang lalu dan saat ini anggota badan sebelah kanannya melemah. Klien masih sering merokok dan sangat sulit dihentikan serta klien juga sulit dinasehati untuk menjaga pola makan yang benar.
Berdasarkan kasus, apakah tindakan keperawatan yang tepat ?
a.Segera merujuk klien ke fasilitas kesehatan terdekat
b.Melakukan pemeriksaan tekanan darah dan memberikan pengobatan anti hipertensi
c.Menjelaskan kepada klien terkait bahaya merokok untuk kesehatan
d.Memberikan pendkes terkait diit yang sehat bagi penderita hipertensi
e.Memberikan pendkes terkait cara perawatan klien dengan stroke dan pencegahan penyakit berkelanjutan
Jawaban e.Memberikan pendkes terkait cara perawatan klien dengan stroke dan pencegahan penyakit berkelanjutan
5 Seorang perawat melakukan tindakan kepada klien yang menderita DM dengan memberikan pendidikan kesehatan terkait pentingnya menjaga kebersihan kaki dan kebersihan lantai di rumah. Klien diminta untuk menggunakan sendal untuk menjaga agar kaki tidak lecet. Keluarga juga diminta untuk menjaga kebersihan rumah terutama lantai agar tidak ada genangan air atau pecahan kaca yang beresiko menimbulkan cidera.
Berdasarkan kasus, apakah jenis implementasi yang dilakukan oleh perawat ?
a.Memodifikasi lingkungan fisik
b.Memodifikasi lingkungan sosial
c.Memodifikasi lingkungan psikologis
d.Melakukan adaptasi lingkungan
e.Melakukan upaya pemeliharaan kesehatan
Jawaban e.Melakukan upaya pemeliharaan kesehatan
6 Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke tempat Tn.S (43 tahun) dengan anak usia 5 tahun yang sedang demam hari ke-4. Berdasarkan pengkajian : demam yang dialami anak klien naik turun dan disertai dengan penurunan nafsu makan, mual dan muntah. Klien mengatakan sudah memberikan anaknya obat penurun panas namun suhu tubuh anaknya tetap tinggi.
Berdasarkan kasus, apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pertama kali ?
a.Menganjurkan klien untuk membawa anaknya segera ke puskesmas
b.Menganjurkan keluarga untuk memberikan anaknya asupan cairan/minum yang banyak
c.Melakukan pemeriksaan Rampelid
d.Memberikan pendkes terkait cara perawatan anak dengan kondisi demam
e.Segera ambil sample darah dan mengirimnya ke labor puskesmas
Jawaban c.Melakukan pemeriksaan Rampelid
7 Seorang perawat melakukan kunjungan rumah untuk perawatan homecare ke kediaman Tn. Z (45 tahun) yang mengalami masalah luka gangren. Hari ini, perawat akan melakukan tindakan perawatan luka pada klien. Saat dilakukannya tindakan, ada tamu yang berkunjung ke rumah klien. Perawat tersebut lupa untuk menutup jendela gorden pintu sehingga tamu dapat melihat kondisi klien saat perawatan.
Berdasarkan kasus diatas, apa aspek etik yang dilanggar oleh perawat ?
a.Confidentialy
b.Justice
c.Autonomy
d.Beneficience
e.Non-maleficience
Jawaban a.Confidentialy
8 Obat antihipertensi diresepkan untuk klien dengan hipertensi. Klien mengatakan pada perawat bahwa ia akan memilih obat herbal untuk membantu menurunkan tekanan darahnya. Manakah dari pernyataan perawat berikut ini yang paling penting untuk disampaikan kepada klien? a.    “Jika anda mengkonsumsi obat herbal, anda harus mengukur tekanan darah secara teratur”
b.    Obat herbal tidak aman dan sebaiknya tidak digunakan”
c.    “Saya akan mengajarkan anda cara pengukuran tekanan darah sehingga dapat dimonitor dengan ketat”
d.    “ Jika anda yakin obat herbal dapat menurunkan tekanan darah, silahkan digunakan”
e.    “Anda harus menemui dokter lebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat herbal”
Jawaban e. “Anda harus menemui dokter lebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat herbal”

Rasional: Walaupun obat herbal mungkin mempunyai manfaat, namun tidak semua aman untuk dikonsumsi. Klien yang dirawat dengan obat konvensional harus disarankan untuk menghindari obat herbal yang mempunyai efek yang sama. Karena kombinasi dapat menimbulkan reaksi yang berlebihan atau interaksi obat yang tidak diketahui. Untuk itu perawat menyarankan klien untuk mendiskusikan penggunaannya dengan tenaga ahli kesehatan.

Strategi Mengerjakan Soal: Catat yang paling penting. Abaikan pilihan jawaban A terlebih dulu karena adanya kata pendek tertutup yaitu ‘tidak pernah’.

Baca Juga :
Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 2
Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 1

Sumber : Contoh Soal Uji Kompetensi KeperawatanKeluarga ini berasal dari beberapa refrensi blog yang saya rangkum kedalam blog ini, adapun sumber tersebut yaitu:
  • https://perawatkitasatu.blogspot.com
  • https://kumpulanukom.blogspot.com
  • KBS UKOM D3 & Ners Indonesia 2018
Demikianlah contoh soal uji kompetensi keperawatan ini, semoga dapat membatu teman-teman semua dan semoga bermanfaat.


Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga serta Kunci Jawaban Edisi 2 pdf

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Keluarga serta Kunci Jawaban pdf


Dibawah ini adalah kisi kisi contoh soal uji kompetensi keperawatan keluarga dan kunci jawaban serta pembahasan lengkap

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga serta Kunci Jawaban Edisi 2 pdf, soal keluarga, soal ukom keluarga, contoh keluarga, soal uji kometensi perawat, soal ukom perawat
you without familly is nothing

Semangat pagi semuanya, kali ini saya akan membagikan contoh soal uji kompetensi perawat keluarga serta pembahasannya. Yok kita langsung saja pelajari soal-soalnya.


1. Orang tua dari anak berusia 4 tahun mengatakan kepada perawat bahwa mereka khawatir karena anaknya sudah mengalami masturbasi. Bagaimanakah respons perawat yang paling tepat ?

A. "Ini adalah prilaku yang normal pada usianya"
B. "Anak biasanya mulai dengan prilaku ini pada usia 8 tahun"
C. "Ini adalah perilaku yang tidak normal. Sebaiknya anak dibawa ke klinik kesehatan jiwa"
D. "Usia anak terlalu muda untuk mulai perilaku ini dan sebaiknya anak dibawa ke klinik kesehatan jiwa"
E. Anda sebaiknya menegur anak Anda karena ini adalah perilaku yang buruk"

Jawaban : A. "Ini adalah prilaku yang normal pada usianya".
Rasional: Berdasarkan tingkat perkembangannnya Seksual Freud, Anak tersebut berada fase falik dengan rentang usia 3-6 tahun. Pada usia ini, anak mencurahkan energinya untuk memeriksa genitalianya, mealkukan masturbasi, dan mengekspresikan ketertarikan seksualnya. Oleh karena itu, pilihan-pilihan lainnya adalah tidak benar.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan pada subjek yanitu perkembangan seksual freud pada anak usia 4 tahun. Hilangkan pilihan C,  D, dan E karena mereka memiliki kesamaan makna. Dari sisa pilihan-pilihan jawaban lainnya, gunakan fase perkembangan seksual freud untuk menuntun anda pada jawaban yang benar.
Review: Fase perkembangan seksual freud
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawtaan
Domain: Pengetahuan Prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: McKinney et al (2013), p. 74



2. Perawat sedang merawat klien dengan kanker terminal yang sudah dekat dengan kematian. Saat menyusun rencana perawatan, intervensi manakah yang dipilih perawat sebagai prioritas?

A. Tetap mempeetahankan klien dalam kondisi sedasi sehingga tidak sadar dengan apa yang sebenarnya terjadi.
B. Pastikan bahwa keluarga memiliki privasi dan mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi sepanjang waktu
C. Pertahankan kehormatan dan harga diri klien, buat klien senyaman mungkin
D. Kelola resep diri tenaga kes. Dengan baik sehingga semua perawatan yg diberikan resep dilakukan tepat waktu

Jawaban C. Pertahankan kehormatan dan harga diri klien, buat klien senyaman mungkin.:
Rasional:
Perawat perlu fokus pada kebutuhan klien, menjaga klien tetap nyaman, dan mempertahankan kehormatan serta harga diri klien. Meskipun perawat perlu mengontrol nyeri yang dirasakan, tetapi tidak perlu melakukan sedasi klien secara terus-menerus sehingga klien tidak sadar dengan apa yang terjadi. Klien harus bisa berinteraksi dengan anggota keluarganya dan membuat keputusan. Kebutuhan keluarga itu penting, tetapi kebutuhan klien lebih penting. Resep dan perawatan harus dilakukan, tetapi membuat klien nyaman serta mempertahankan kehormatannya adalah prioritas utama.

Strategi mengerjakan soal:
Perhatikan kata penanda, 'prioritas'. Sisihkan pilihan A karena kata sedasi dan tidak sadar penuh. Sisihkan pilihan B karena kata akhirnya semua. Pilihan A, B, dan D mungkin dapat dimasukkan ke dalam askep, tetapi pilihan yang benar menyediakan komponen askep yg berfokus pada klien, yg menjadi prioritas.
Review: Askep pada klien dengan penyakit terminal.
Kompetensi: Asuhan dan manajemen Askep.
Domain: Pengetahuan kognitif
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implementasi
Upaya kesehatan: Kuratif
Kebutuhan dasar: Psikososial
Sistem tubuh: Pelayanan kesehatan
Daftar Pustaka: Potter et al (2013), pp. 300-301, 714.



3. Orang tua anak berusia 8 tahun mengatakan kepada perawat bahwa mereka khawatirkarena anaknya lebih memperhatikan teman-temannya dibandingkan dengan orang lain. Bagaimana respon perawat yang paling tepat?

A. Anda harus khawatir
B. Anda harus mengawasi perilaku anak dengan cermat
C. Pada usia ini, anak sedang mengembangkan kepribadiannya sendiri
D. Anda harus lebih sering memuji anak agar dapat menghentikan perilaku ini
E. Anda harus tegas dengan anak anda

Jawaban : C. Pada usia ini, anak sedang mengembangkan kepribadiannya sendiri.
Rasional: Berdasarkan Erikson, usia 7-12tahun, anak mulai menerima dukungan dari kelompok dan teman-temannya serta menjauh dari orang tuanya. Selain itu, anak mulai mengembangkan minat khusus yang merefleksikan perkembangan kepribadiannya sendiri dan bukan dari orang tuanya. Oleh karena itu, pilihan lainnya menunjukkan respon yang salah.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan pada subjek yaitu perkembangan psikososial eriksan pada anak usia sekolah dan ingat pentingnya dukungan kelompok. Anda bisa hilangkan pilihan A, B, dan E karena tidak ada alasan untuk khawatir, bersikap tegas dan untuk mengawasi perilaku anak. Selanjutnya hilangkan pilihan D, meskipun memuji anak atas keberhasilannya penting pada usia ini, perilaku yang ditunjukkan oleh anak tersebut adalah normal.
Review: Perkembangan psikososial Erikson
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: Hockenberry, Wilson (2013), p. 459.



4. Seorang anak berusia 16 tahun MRS dengan apendisitis akut, dan tindakan apendiktomi telah dilakukan. Manakah intervensi yang paling tepat untuk tetap mepertahankan pertumbuhan dan perkembangan normalnya?

A. Motivasi anak untuk istrahat dan membaca
B. Motivasi orang tuan untuk selalu bersama anak
C. Izinkan keluarga untuk memberikan mainan komputer kesukaan anak
D. Jika kondisi memungkinkan, berikan kesemapatan anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan dengan kelompok usianya
E. Jangan birkan anak bersama klien lain

Jawaban : D. Jika kondisi memungkinkan, berikan kesemapatan anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan dengan kelompok usianya.
Rasional: Pada anak remaja seringnya tidak yakin ingin bersama  orang tunya ketikan dirawat. Karena yang paling penting adalah dukungan dari teman sebayanya, berpisah dari teman-temannya dapat menimbulkan kecemasan. Idealnya teman-teman sebayanya akan menyemangati temannya yang sedang sakit. Pilihan A, B, dan C menghindari anak dari kelompok sebayanya.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan kata-kata penting paling tepat. Pertimbangkan kebutuhan-kebutuhan psikologis pada anak remaja ketika menjawab pertanyaan. Pilihan A, B, dan Cmemiliki kesamaan bahwa orang tua mereka menghindari anak dari kelompok sebayanya.
Review: Kebutuhan-kebutuhan psikologis pada anak remaja
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan Mental
Daftar pustaka: McKinney et al (2013), p. 884



5. Orang tua dari anak berusia 3 tahun mengatakan kepada perawat bahwa anaknya terus-menerus memberontak dan memiliki sifat temper tantrum (suka marah dang mengamuk). Manakah intruksi perawat yang harus ditekankan kepada orang tua?

A. Mengatur pembatasan perilaku anak
B. Mengabaikan anak ketika perilaku ini terjadi
C. Membiarkan anak karena prilaku ini normal terjadi pada usianya
D. Menghukum anak setiap kali mengatakan “tidak” untuk mengubah perilaku
E. Memukul anak setiap kali mengalami temper tantrum

Jawaban : A. Mengatur pembatasan perilaku anak.
Rasional: Berdasarkan teori Erikson, anak fokus pada kemandirian antara usia 1-3 tahun. Mendapatkan kemandirian sering diartikan anak harus memberontak terhadap keinginan orang tua . Mengatakan hal-hak seperti “tidak” dan “milikku” dan mempunyai sikap temper tantrum umum terjadi pada periode perkembangan ini. Menjadi konsisten dan menetapkan batasan perilaku anak adalah hal yang paling dibutuhkan. Menghukuk anak setiap kali mengatakan “tidak” memberikan dampak yang negatif.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan pada subjek, yaitu cara mengatasi snak yang temper tantrum. Pilihan B dan C hilangkan terlebih dahulu karena mereka memiliki kesamaan makna. Selanjutnya hilangkan pilihan D dan E karena tindakan tersebut menimbulkan dampak negatif dalam pola perkembangan anak.
Review: Perkembangan psikososial pada anak usia todller
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: Hockenberry, Wilson (2013), p. 380



6. Perawat sedang memberikan perawatan pada klien dengan sakit terminal telah mengembangkan hubungan yang dekat dengan keluarga klien. Mnakah intervensi yang sebaiknyatidak dicampuri perawat selama keluarga mengalami masa-masa sulit tersebut?

A. Mengambil keputusan untuk keluarga
B. Mendorong keluarga mendiskusikan perasaannya
C. Menerima ekspresi kemarahan keluarga
D. Menjaga kontrol dan self-direction
E. Mempertahankan komunikasi yang terbuka antara anggota keluarga

Jawaban : A. Mengambil keputusan untuk keluarga.
Rasional: Menjaga komunikasi yang efektif dan terbuka di antara keluarga yang dipengaruhi oleh kematian dan kesedihan sangat penting. Perawat perlu mempertahankan dan meningkatkan komunikasi sejalan dengan kontrol dan sefl-direction keluarga. Pilihan jawaban yang tidak tepat menghilangkan otonomi dan pengambilan keputusan dari keluarga pada saat mereka sudah mengalami perasaan kehilangan kotrol. Intervensi yang tidak efektif ini dapat mengganggu komunikasi. Mendorong keluarga mendiskusikan perasaan dan menjaga komunikasi antara anggota keluarga diharapkan dapat meningkatkan komunikasi. Menerima ekspresi kemarahan keluarga, serta menjaga kontrol dan self-direction keluarga merupakan teknik yang efektif, sehingga keluarga tahu ada seseorang yang mendukung dan tidak menghakimi.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan subjek, berkaitan dengan kelaurga klien yang akan meninggal. Penggunaan teknik komunikasi terapeutik dang pengetahuan tentang perawatn pada keluarga klien yang akn meninggal dapat membantu anda untuk memilih jawaban yang tepat.
Review: Teknik komunikasi terapeutik dan perawatn menjelang kematian
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implementasi
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Komunikasi
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar Pustaka: Ignatavicius, Workman (2013), p. 116



7. Perawat mempersiapkan perawatan klien yang sedang sekarat dan beberapa anggota keluarga berada di samping tempat tidur klien. Yang manakah teknik terapeutik yang seharusnya digunakan saat berkomunikasi dengan keluarga?

A. Mengahlani keluarga untuk mengenang
B. Mengambil keputusan untu keluarga
C. Mendorong keluarga untuk mengungkapkan, perasaan, keingintahuan dan ketakutannya
D. Menjelaskan semua yang terjadi kepada semua anggota keluarga
E. Tidak menyentukh dan memeluk klien juga anggota keluarga

Jawaban : C. Mendorong keluarga untuk mengungkapkan, perasaan, keingintahuan dan ketakutannya.
Rasional: Perawat harus menentukan apakah ada juru bicara keluarga dan berapa banyak yang ingin di ketahui oleh klien dan keluarga. Perawat perlu memberikan kesemapatan kepada keluarga dan klien untuk mendapatkan informasi dan membantu proses pengambilan keputusan jikan diminta. Perawat seharusnya mendorong keluarga untuk mengungkapkan perasaan, keingintahuan, ketakutannya, serta menenangkan klien.

Strategi Mengerjakan Soal: Gunakan teknik komunikasi terapeutik dan ingat tentang hak klien dan keluarga akan menunjukkan anda kep pilihan jawaban yang benar.
Review: Perawatan menjelang kematian
Kompetensi: Asuhan dan manajemen
asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implementasi
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Komunikasi
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: potter et al (2012), p. 720, 722-723



8. Manakah intervensi yang paling tepat untuk memberikan perawatan pada bayi?
i, Bedong bayi
ii, Berbicara dengan suara keras
iii, Sediakan 1 botol jus di waktu tidur siangnya
iv, Gantung mainan berwarna hitam putih dengan desain yang kontras
v, Rawat bayi ketika mandi dan mengganti popok
vi, Birkan bayi menangis selama 10 menit sebelum diberikan respon

Pilihan jawaban
A. i, iii, vi
B. ii, iv, vi
C. iii, iv, v
D. ii, iii, vi
E. i, iv, v

Jawaban : E. i, iv, v.
Rasional: Dengan memegang membelai dan membedong dapat memberikan kehangatan dan stimulasi taktil pada bayi. Untuk memberikan stimulasi pendengaran perawat sebaiknya berbicara pada bayi dengan suara lembut dan memberikan ibu untuk melakukannya juga. Intervensi lainnya termasuk bermain denagn kotak musik, radio atau televisi, jam yang berdetak, atau mainan yang menghasilkan suara. Gantung benda yang berwarna terang dengan jarak 20-25 cm dari wajah bayi di bagian tengah  dan gantung banda berwarna kontras (hitam dan putih) untuk memberikan stimulasi penglihatan. Menangis adalah cara bayi untuk berkomunikasi; oleh karena itu perawat sebaiknya berespon terhadap bayi menangis dan sebaiknya ibu melakukan hal yang sama juga. Seorang bayi atau anak tidak dianjurkan minum sesaat sebelum tidur, susus, jus, soda atau minuman manis lainnya karena akan beresiko terjadinya karies gigi.

Strategi Mengerjakan Soal: Fokus pada subjek yaitu perawatan pada bayi. Perhatikan kata keras pada pilihan nomor2 dan kata-kata minimal 1o menit sebelum diberikan respon pada pilihan nomor 6 akan membantu anda untuk menghilangkan pilihan-pilihan jawaban tersebut. Ingat kembali resiko terjadinya karies gigi akan membantu anda menghilangkan pilihan npmpr 3.
Review: panduan-panduan yang berhubungan denga perawatan bayi
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan Prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Aktivitas dan istrahat
Sistem Tubuh: Pelayanan Kesehatan
Daftar pustaka: Mc Kinney et al (2013), p. 523

Soal UKOM Keperawatan Keluarga serta Kunci Jawaban Edisi 2 pdf


Berikut ini adalah kisi kisi contoh soal uji kompetensi keperawatan keluarga dan kunci jawaban serta pembahasan lengkap

No Pertanyaan Soal Pilihan Jawaban Kunci Jawaban
1 Orang tua dari anak berusia 4 tahun mengatakan kepada perawat bahwa mereka khawatir karena anaknya sudah mengalami masturbasi. Bagaimanakah respons perawat yang paling tepat ? A. "Ini adalah prilaku yang normal pada usianya"
B. "Anak biasanya mulai dengan prilaku ini pada usia 8 tahun"
C. "Ini adalah perilaku yang tidak normal. Sebaiknya anak dibawa ke klinik kesehatan jiwa"
D. "Usia anak terlalu muda untuk mulai perilaku ini dan sebaiknya anak dibawa ke klinik kesehatan jiwa"
E. Anda sebaiknya menegur anak Anda karena ini adalah perilaku yang buruk"
Jawaban : A
Rasional: Berdasarkan tingkat perkembangannnya Seksual Freud, Anak tersebut berada fase falik dengan rentang usia 3-6 tahun. Pada usia ini, anak mencurahkan energinya untuk memeriksa genitalianya, mealkukan masturbasi, dan mengekspresikan ketertarikan seksualnya. Oleh karena itu, pilihan-pilihan lainnya adalah tidak benar.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan pada subjek yanitu perkembangan seksual freud pada anak usia 4 tahun. Hilangkan pilihan C,  D, dan E karena mereka memiliki kesamaan makna. Dari sisa pilihan-pilihan jawaban lainnya, gunakan fase perkembangan seksual freud untuk menuntun anda pada jawaban yang benar.
Review: Fase perkembangan seksual freud
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawtaan
Domain: Pengetahuan Prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: McKinney et al (2013), p. 74
2 Perawat sedang merawat klien dengan kanker terminal yang sudah dekat dengan kematian. Saat menyusun rencana perawatan, intervensi manakah yang dipilih perawat sebagai prioritas? A. Tetap mempeetahankan klien dalam kondisi sedasi sehingga tidak sadar dengan apa yang sebenarnya terjadi.
B. Pastikan bahwa keluarga memiliki privasi dan mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi sepanjang waktu
C. Pertahankan kehormatan dan harga diri klien, buat klien senyaman mungkin
D. Kelola resep diri tenaga kes. Dengan baik sehingga semua perawatan yg diberikan resep dilakukan tepat waktu
Jawaban C:
Rasional:
Perawat perlu fokus pada kebutuhan klien, menjaga klien tetap nyaman, dan mempertahankan kehormatan serta harga diri klien. Meskipun perawat perlu mengontrol nyeri yang dirasakan, tetapi tidak perlu melakukan sedasi klien secara terus-menerus sehingga klien tidak sadar dengan apa yang terjadi. Klien harus bisa berinteraksi dengan anggota keluarganya dan membuat keputusan. Kebutuhan keluarga itu penting, tetapi kebutuhan klien lebih penting. Resep dan perawatan harus dilakukan, tetapi membuat klien nyaman serta mempertahankan kehormatannya adalah prioritas utama.

Strategi mengerjakan soal:
Perhatikan kata penanda, 'prioritas'. Sisihkan pilihan A karena kata sedasi dan tidak sadar penuh. Sisihkan pilihan B karena kata akhirnya semua. Pilihan A, B, dan D mungkin dapat dimasukkan ke dalam askep, tetapi pilihan yang benar menyediakan komponen askep yg berfokus pada klien, yg menjadi prioritas.
Review: Askep pada klien dengan penyakit terminal.
Kompetensi: Asuhan dan manajemen Askep.
Domain: Pengetahuan kognitif
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implementasi
Upaya kesehatan: Kuratif
Kebutuhan dasar: Psikososial
Sistem tubuh: Pelayanan kesehatan
Daftar Pustaka: Potter et al (2013), pp. 300-301, 714.
3 Orang tua anak berusia 8 tahun mengatakan kepada perawat bahwa mereka khawatirkarena anaknya lebih memperhatikan teman-temannya dibandingkan dengan orang lain. Bagaimana respon perawat yang paling tepat? A. Anda harus khawatir
B. Anda harus mengawasi perilaku anak dengan cermat
C. Pada usia ini, anak sedang mengembangkan kepribadiannya sendiri
D. Anda harus lebih sering memuji anak agar dapat menghentikan perilaku ini
E. Anda harus tegas dengan anak anda
Jawaban : C
Rasional: Berdasarkan Erikson, usia 7-12tahun, anak mulai menerima dukungan dari kelompok dan teman-temannya serta menjauh dari orang tuanya. Selain itu, anak mulai mengembangkan minat khusus yang merefleksikan perkembangan kepribadiannya sendiri dan bukan dari orang tuanya. Oleh karena itu, pilihan lainnya menunjukkan respon yang salah.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan pada subjek yaitu perkembangan psikososial eriksan pada anak usia sekolah dan ingat pentingnya dukungan kelompok. Anda bisa hilangkan pilihan A, B, dan E karena tidak ada alasan untuk khawatir, bersikap tegas dan untuk mengawasi perilaku anak. Selanjutnya hilangkan pilihan D, meskipun memuji anak atas keberhasilannya penting pada usia ini, perilaku yang ditunjukkan oleh anak tersebut adalah normal.
Review: Perkembangan psikososial Erikson
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: Hockenberry, Wilson (2013), p. 459.
4 Seorang anak berusia 16 tahun MRS dengan apendisitis akut, dan tindakan apendiktomi telah dilakukan. Manakah intervensi yang paling tepat untuk tetap mepertahankan pertumbuhan dan perkembangan normalnya? A. Motivasi anak untuk istrahat dan membaca
B. Motivasi orang tuan untuk selalu bersama anak
C. Izinkan keluarga untuk memberikan mainan komputer kesukaan anak
D. Jika kondisi memungkinkan, berikan kesemapatan anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan dengan kelompok usianya
E. Jangan birkan anak bersama klien lain
Jawaban : D
Rasional: Pada anak remaja seringnya tidak yakin ingin bersama  orang tunya ketikan dirawat. Karena yang paling penting adalah dukungan dari teman sebayanya, berpisah dari teman-temannya dapat menimbulkan kecemasan. Idealnya teman-teman sebayanya akan menyemangati temannya yang sedang sakit. Pilihan A, B, dan C menghindari anak dari kelompok sebayanya.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan kata-kata penting paling tepat. Pertimbangkan kebutuhan-kebutuhan psikologis pada anak remaja ketika menjawab pertanyaan. Pilihan A, B, dan Cmemiliki kesamaan bahwa orang tua mereka menghindari anak dari kelompok sebayanya.
Review: Kebutuhan-kebutuhan psikologis pada anak remaja
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan Mental
Daftar pustaka: McKinney et al (2013), p. 884
5 Orang tua dari anak berusia 3 tahun mengatakan kepada perawat bahwa anaknya terus-menerus memberontak dan memiliki sifat temper tantrum (suka marah dang mengamuk). Manakah intruksi perawat yang harus ditekankan kepada orang tua? A. Mengatur pembatasan prilaku anak
B. Mengabaikan anak ketika perilaku ini terjadi
C. Membiarkan anak karena prilaku ini normal terjadi pada usianya
D. Menghukum anak setiap kali mengatakan “tidak” untuk mengubah perilaku
E. Memukul anak setiap kali mengalami temper tantrum
Jawaban : A
Rasional: Berdasarkan teori Erikson, anak fokus pada kemandirian antara usia 1-3 tahun. Mendapatkan kemandirian sering diartikan anak harus memberontak terhadap keinginan orang tua . Mengatakan hal-hak seperti “tidak” dan “milikku” dan mempunyai sikap temper tantrum umum terjadi pada periode perkembangan ini. Menjadi konsisten dan menetapkan batasan perilaku anak adalah hal yang paling dibutuhkan. Menghukuk anak setiap kali mengatakan “tidak” memberikan dampak yang negatif.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan pada subjek, yaitu cara mengatasi snak yang temper tantrum. Pilihan B dan C hilangkan terlebih dahulu karena mereka memiliki kesamaan makna. Selanjutnya hilangkan pilihan D dan E karena tindakan tersebut menimbulkan dampak negatif dalam pola perkembangan anak.
Review: Perkembangan psikososial pada anak usia todller
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: Hockenberry, Wilson (2013), p. 380
6 Perawat sedang memberikan perawatan pada klien dengan sakit terminal telah mengembangkan hubungan yang dekat dengan keluarga klien. Mnakah intervensi yang sebaiknyatidak dicampuri perawat selama keluarga mengalami masa-masa sulit tersebut? A. Mengambil keputusan untuk keluarga
B. Mendorong keluarga mendiskusikan perasaannya
C. Menerima ekspresi kemarahan keluarga
D. Menjaga kontrol dan self-direction
E. Mempertahankan komunikasi yang terbuka antara anggota keluarga
Jawaban : A
Rasional: Menjaga komunikasi yang efektif dan terbuka di antara keluarga yang dipengaruhi oleh kematian dan kesedihan sangat penting. Perawat perlu mempertahankan dan meningkatkan komunikasi sejalan dengan kontrol dan sefl-direction keluarga. Pilihan jawaban yang tidak tepat menghilangkan otonomi dan pengambilan keputusan dari keluarga pada saat mereka sudah mengalami perasaan kehilangan kotrol. Intervensi yang tidak efektif ini dapat mengganggu komunikasi. Mendorong keluarga mendiskusikan perasaan dan menjaga komunikasi antara anggota keluarga diharapkan dapat meningkatkan komunikasi. Menerima ekspresi kemarahan keluarga, serta menjaga kontrol dan self-direction keluarga merupakan teknik yang efektif, sehingga keluarga tahu ada seseorang yang mendukung dan tidak menghakimi.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan subjek, berkaitan dengan kelaurga klien yang akan meninggal. Penggunaan teknik komunikasi terapeutik dang pengetahuan tentang perawatn pada keluarga klien yang akn meninggal dapat membantu anda untuk memilih jawaban yang tepat.
Review: Teknik komunikasi terapeutik dan perawatn menjelang kematian
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implementasi
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Komunikasi
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar Pustaka: Ignatavicius, Workman (2013), p. 116
7 Perawat mempersiapkan perawatan klien yang sedang sekarat dan beberapa anggota keluarga berada di samping tempat tidur klien. Yang manakah teknik terapeutik yang seharusnya digunakan saat berkomunikasi dengan keluarga? A. Mengahlani keluarga untuk mengenang
B. Mengambil keputusan untu keluarga
C. Mendorong keluarga untuk mengungkapkan, perasaan, keingintahuan dan ketakutannya
D. Menjelaskan semua yang terjadi kepada semua anggota keluarga
E. Tidak menyentukh dan memeluk klien juga anggota keluarga
Jawaban : C
Rasional: Perawat harus menentukan apakah ada juru bicara keluarga dan berapa banyak yang ingin di ketahui oleh klien dan keluarga. Perawat perlu memberikan kesemapatan kepada keluarga dan klien untuk mendapatkan informasi dan membantu proses pengambilan keputusan jikan diminta. Perawat seharusnya mendorong keluarga untuk mengungkapkan perasaan, keingintahuan, ketakutannya, serta menenangkan klien.

Strategi Mengerjakan Soal: Gunakan teknik komunikasi terapeutik dan ingat tentang hak klien dan keluarga akan menunjukkan anda kep pilihan jawaban yang benar.
Review: Perawatan menjelang kematian
Kompetensi: Asuhan dan manajemen
asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implementasi
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Komunikasi
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: potter et al (2012), p. 720, 722-723
8 Manakah intervensi yang paling tepat untuk memberikan perawatan pada bayi?
i, Bedong bayi
ii, Berbicara dengan suara keras
iii, Sediakan 1 botol jus di waktu tidur siangnya
iv, Gantung mainan berwarna hitam putih dengan desain yang kontras
v, Rawat bayi ketika mandi dan mengganti popok
vi, Birkan bayi menangis selama 10 menit sebelum diberikan respon
Pilihan jawaban
A. i, iii, vi
B. ii, iv, vi
C. iii, iv, v
D. ii, iii, vi
E. i, iv, v
Jawaban : E
Rasional: Dengan memegang membelai dan membedong dapat memberikan kehangatan dan stimulasi taktil pada bayi. Untuk memberikan stimulasi pendengaran perawat sebaiknya berbicara pada bayi dengan suara lembut dan memberikan ibu untuk melakukannya juga. Intervensi lainnya termasuk bermain denagn kotak musik, radio atau televisi, jam yang berdetak, atau mainan yang menghasilkan suara. Gantung benda yang berwarna terang dengan jarak 20-25 cm dari wajah bayi di bagian tengah  dan gantung banda berwarna kontras (hitam dan putih) untuk memberikan stimulasi penglihatan. Menangis adalah cara bayi untuk berkomunikasi; oleh karena itu perawat sebaiknya berespon terhadap bayi menangis dan sebaiknya ibu melakukan hal yang sama juga. Seorang bayi atau anak tidak dianjurkan minum sesaat sebelum tidur, susus, jus, soda atau minuman manis lainnya karena akan beresiko terjadinya karies gigi.

Strategi Mengerjakan Soal: Fokus pada subjek yaitu perawatan pada bayi. Perhatikan kata keras pada pilihan nomor2 dan kata-kata minimal 1o menit sebelum diberikan respon pada pilihan nomor 6 akan membantu anda untuk menghilangkan pilihan-pilihan jawaban tersebut. Ingat kembali resiko terjadinya karies gigi akan membantu anda menghilangkan pilihan npmpr 3.
Review: panduan-panduan yang berhubungan denga perawatan bayi
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan Prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Aktivitas dan istrahat
Sistem Tubuh: Pelayanan Kesehatan
Daftar pustaka: Mc Kinney et al (2013), p. 523

Baca Juga :
Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 1

Sumber : contoh soal uji kompetensi keperawatan keluarga ini berasal dari beberapa refrensi yang saya rangkum kedalam website ini, adapun sumber refrensi yang saya maksud yaitu :
  • https://kumpulanukom.blogspot.com
  • https://perawatkitasatu.blogspot.com
  • KBS UKOM KeperawatanD3 & Ners Indonesia 2018

Demikianlah contoh UKOM Keluarga serta kunci jawaban, semoga apa yang saya berikan ini dapat meningkatkna pengetahuan teman-teman dalam mengahdapi uji kompetensi perawat yang dihadapi nanti, sampai jumpa lagi ke edisi soal berikutnya.

28.7.18

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 1

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 1

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga dan Kunci Jawaban Edisi 1
family is first one for health promotion

Haloo... kali ini kami akan menyajikan dibawah ini soal-soal UKOM Keperawatan Keluarga beserta kunci jawaban dan pembahasan lengkap.


Yuk, langsung saja kita pelajari macam-macam soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Keluarga agar kita bisa lulus UKOM dengan lancar dan mudah.


1. Perawat sedang menyiapkan rencana perawatan pada klien yang baru saja melahirkan janin yang telah meninggal. Manakah tindakan awal sebaiknya direncanakan perawat untuk memenuhi kebutuhan emosional klien dan pasangannya?
A. Izinkan anggota keluarga memberi nama pada bayi
B. Dorong klien untuk berbicara tentang janinnya yang meninggal
C. Izinkan klien dan pasangan untuk memeluk janin
D. Kaji persepsi klien dan pasangan terhadap peristiwa ini
E. Izinkan keluarga menangis terlebih dahulu sebelum memberikan intervensi

Jawaban : D. Kaji persepsi klien dan pasangan terhadap peristiwa ini.
Rasional: Intervensi awal yang direncanakan untuk memenuhi kebutuhan emosional klien dan pasangan adalah mengkaji persepsi mereka tentang peristiwa ini. Meskipun pilihan A, B, C, dan E juga bisa menjadi bagia dari rencana perawatan, tetapi intervensi awal yang direncanakan terlebih dahulu adalah mengkaji persepsi terhadap persepsi tersebut.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan kata penanda awal. Gunakan tahap-tahap proses keperawatan untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut. Ingat pengkajian merupakan tahap pertama dalam proses keperawatan.
Review: Intervensi keperawatan jika terjadi kematian janin
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan Kognitif
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implemetasi
Upaya Kesehatan: Rehabilitatif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: Lowdermilk (2013), p. 944-945; McKinney (2013), p. 565-566



2. Perawat sedang merawat pasien yang sakit terminal. Saat mengkaji klien manakah gejala yang perawat tahu paling umum menunjukkan distres menjelang kematian?

A. Nyeri
B. Cemas

C. Depresi

D. Menarik diri

E. Marah

Jawaban :
B. Cemas
Rasional: Cemas adalah gejala distres yang paling umum dirasakan menjelang kematian. Cemas merupakan perasaan yang tidak mudah diatasi karena penyebabnya yang tidak bisa diidentifikasi. Nyeri, depresi, marah dan menarik diri mungkin juga muncul tetapi bukan gejala distres yang paling sering ditemui perawat.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan kata penanda, “paling umum.” Abaikan pilihan C dan D pertama kali karena sebanding atau sama. Selanjutnya abaikan pilihan A dan E karena tidak semua klien merasakan nyeri dan marah.
Review: Harapan di akhir kehidupan
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan kognitif
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implementasi
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar Pustaka: Ignatavicius, Workman (2013), p. 114; Lewis et al (2011), p. 161.



3. Seorang perawat memberikan perawatan kepada keluarga  yang mengkonsumi obat-obatan herbal di rumah. Klien manakah yang perlu diberikan instruksi untuk menghindari penggunaan terapi herbal ?

A. Seorang klien laki-laki berusia 60 tahun dengan rhinitis
B. Seorang klien laki-laki berusia 24 tahun dengan trauma tulang belakang bagian bawah

C. Seorang klien perempuan berusia 10 tahun dengan infeksi saluran kemih

D. Seorang klien perempuan berusia 45 tahun dengan riwayat migrain

E. Seorang klien perempuan berusia 30 tahun dengan asthma.

Jawaban :
C. Seorang klien perempuan berusia 10 tahun dengan infeksi saluran kemih
Rasional: Anak-anak sebaiknya tidak diberikan terapi herbal, khususnya di rumah tanpa pengawasan tenaga kesehata profeional. Pada pilihan A, B, D, dan E  tidak terdapat kontraindikasi terhadap terapi herbal.

Strategi Mengerjakan Soal: Fokus pada subjek, pertimbangan keamanan dan usia perkembangan untuk menggunakan terapi herbal. Perhatikan usia padapilihan C untuk mengarahkan pada jawaban ini. Pilihan A, B, D, dan E menjelaskan klien dewasa yang tidak memiliki kontraindikasi, dan karenanya tidak perlu diabaikan.
Review: Indikasi dan kontraindikasi terapi herbal
Kompetensi: Praktik profesional, etis, legal, dan peka budaya
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Aman dan nyaman
Sistem Tubuh: Daerah dan sistem kekebalan imun
Daftar pustaka: Hockenberry, Wilson (2013), p. 393.



4. Manakah intervensi yang paling tepat untuk memberikan perawatan pada bayi?
i, Bedong bayi
ii, Berbicara dengan suara keras
iii, Sediakan 1 botol jus di waktu tidur siangnya
iv, Gantung mainan berwarna hitam putih dengan desain yang kontras
v, Rawat bayi ketika mandi dan mengganti popok
vi, Biarkan bayi menangis selama 10 menit sebelum diberikan respon
Pilihan jawaban

A. i, iii, vi
B. ii, iv, vi

C. iii, iv, v

D. ii, iii, vi

E. i, iv, v

Jawaban :
E. i, iv, v
Rasional: Dengan memegang membelai dan membedong dapat memberikan kehangatan dan stimulasi taktil pada bayi. Untuk memberikan stimulasi pendengaran perawat sebaiknya berbicara pada bayi dengan suara lembut dan memberikan ibu untuk melakukannya juga. Intervensi lainnya termasuk bermain denagn kotak musik, radio atau televisi, jam yang berdetak, atau mainan yang menghasilkan suara. Gantung benda yang berwarna terang dengan jarak 20-25 cm dari wajah bayi di bagian tengah  dan gantung banda berwarna kontras (hitam dan putih) untuk memberikan stimulasi penglihatan. Menangis adalah cara bayi untuk berkomunikasi; oleh karena itu perawat sebaiknya berespon terhadap bayi menangis dan sebaiknya ibu melakukan hal yang sama juga. Seorang bayi atau anak tidak dianjurkan minum sesaat sebelum tidur, susus, jus, soda atau minuman manis lainnya karena akan beresiko terjadinya karies gigi.

Strategi Mengerjakan Soal: Fokus pada subjek yaitu perawatan pada bayi. Perhatikan kata keras pada pilihan nomor2 dan kata-kata minimal 1o menit sebelum diberikan respon pada pilihan nomor 6 akan membantu anda untuk menghilangkan pilihan-pilihan jawaban tersebut. Ingat kembali resiko terjadinya karies gigi akan membantu anda menghilangkan pilihan npmpr 3.
Review: panduan-panduan yang berhubungan denga perawatan bayi
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan Prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Aktivitas dan istrahat
Sistem Tubuh: Pelayanan Kesehatan
Daftar pustaka: Mc Kinney et al (2013), p. 523



5. Perawat sedang mengembangkan tugas perawatan klien pada sebuah grup asisten perawat tanpa lisensi. Apa langkah awal perawat dalam merencanakan dan memilih tugas perawatan untuk klien.??

A. Menentukan keterampilan apa yang bida didelegasikan
B. Menentukan lama pengalaman masing-masing asisten perawat

C. Menentukan berapa banyak jumlah supervisi diperlukan untuk masing-masing tugas.

D. Menentukan jumlah klien yang diperbolehkan untuk didelegasikan pada asisten perawat.

E. Menentukan evaluasi pekerjaan setiap asisten perawat

JAWABAN :
A. Menentukan keterampilan apa yang bida didelegasikan.
RASIONAL:
Mengetahui keterampilan yang dapat didelegasikan adalah esensial saat perawat mendelegasikan perawat klien pada petugas kesehatan lain. Perawat harus familiar dengan regulasi keperawatan, kebijakan dan prosedur tetap institusi, dan deskripsi tugas asisten perawat di institusi, dan deskripsi tugas asisten perawat di institusi. Informasi dari sumber tersebut diperlukan untuk menentukan level kompetensi asisten perawat. Menentukan jumlah klien yang dapat didelegasikan bukan langkah awal, kenyataannya bahwa setiap institusi tidak menentukan jumlah klien yang dapat diberikan. Menentukan lama pengalaman klien juga bukan merupakan langkah awal, meskipun pengalaman asisten perawat dapat mempengaruhi tipe klien yang diberikan. Jumlah supervisi yang dibutuhkan dan mengevaluasi pekerjaan juga hal yang penting, namun bukan yang pertama dilakukan perawat saat mendelegasikan tugas perawatan pada asisten perawat.

Strategi mengerjakan soal :
Perhatikan kalimat strategi awal. Abaikan pilihan jawaban D karena jumlah klien tidak menggambarkan ketepatan klien. Hiraukan pilihan jawaban B, C dan E karena pilihan tersebut bukan langkah awal yang harus dilakukan ketika merencanakan tugas untuk asisten perawat
Daftar Pustaka: Potter et al (2013), pp. 262-281.
Sumber:
Saunders 360 Review untuk UKNI (Edisi 1) terbitan 2016 oleh tim Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) yang diadaptasi dari buku "Comprehensive Review for the NCLEX-RN Examination" yang ditulis oleh Silvestri (Elsevier)..



6. Perawat sedang mempersiapkan perawatan pada klien yang sudah meninggal, beberapa keluarga berada di samping tempat tidur klien. Manakah teknik terapeutik yang sebaiknya digunakan perawat ketika berkomunikasi dengan keluarga?
i. Mencegah keluarga untuk mengingat kenangan yang berkesan terhadap keluarga
ii. Membuat keputusan bagi keluarga
iii. Memotivasi keluarga untuk mengkspresikan perasaan, perhatian, dan rasa kekhawatiran
iv. Menjelaskan semua yang telah terjadi kepada semua anggota keluarga klien
v. Jika perlu, perawat menyentuh dan memegang tangan keluarga klien
vi. Bersikap jujur dan tunjukan bahwa perawat akan selalu ada di antara klien dan keluarga
Pilihan jawaban

A. iv, v, vi
B. i, ii, iii

C. ii, iv, vi

D. iii, iv, vi

E. iii, v, vi

Jawaban :
E. iii, v, vi.
Rasional: Perawat sebaiknya menentukan apakah ada anggota keluarga yang dapat diajak bicara 
dan beberapa orang yangingin diajak bicara. Perawat perlu memberikan kesempatan kepada 
keluarga untuk membuat keputusan dan perawat dapat membantu mengambil keputusan jika 
diminta oleh keluarga. Perawat sebaiknya memotivasi keluarga untuk mengekspresikan 
perasaan, perhatian, kekhawatiran dan kenangan kepada klien. Perawat sebaiknya bersikap 
jujurdan tunjukan bahwa perawat akan selau berada di antara pasien dan keluarga. Jika perlu, 
sebiknya perawat menyentuh dan memegang tangan keluarga klien.

Strategi Mengerjakan Soal: Gunakan teknik komunikasi terapeutik, ingat kembali hak-hak klien dan keluarga untuk membantu mengarahkan anda pada pilihan jawaban yang tepat.
Review: Perawatan menjelang ajal
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan prosedur
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Perencanaan
Upaya Kesehatan: Promotif
Kebutuhan Dasar: Komunikasi
Sistem Tubuh: Pelayanan kesehatan
Daftar pustaka: Dewit, Kumagai (2013), p. 174, 1135-1136



7. Perawat sedang menyiapkan rencana perawatan pada klien yang baru saja melahirkan janin yang telah meninggal. Manakah tindakan awak sebaiknya direncanakan perawat untuk memenuhi kebutuhan emosional klien dan pasangannya?

A. Izinkan anggota keluarga memberi nama pada bayi
B. Dorong klien untuk berbicara tentang janinnya yang meninggal

C. Izinkan klien dan pasangan untuk memeluk janin

D. Kaji persepsi klien dan pasangan terhadap peristiwa ini

E. Izinkan keluarga menangis terlebih dahulu sebelum memberikan intervensi

Jawaban :
D. Kaji persepsi klien dan pasangan terhadap peristiwa in.
Rasional: Intervensi awal yang direncanakan untuk memenuhi kebutuhan emosional klien dan 
pasangan adalah mengkaji persepsi mereka tentang peristiwa ini. Meskipun pilihan A, B, C, dan 
E juga bisa menjadi bagia dari rencana perawatan, tetapi intervensi awal yang direncanakan 
terlebih dahulu adal mengkaji persepsi terhadap persepsi tersebut.

Strategi Mengerjakan Soal:
Perhatikan kata penanda “”awal.” Gunakan tahap-tahap proses keperawatan untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut. Ingat pengkajian merupakan tahap pertama dalam proses keperawatan.
Review: Intervensi keperawatan jika terjadi kematian janin
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan Kognitif
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Implemetasi
Upaya Kesehatan: Rehabilitatif
Kebutuhan Dasar: Psikososial
Sistem Tubuh: Kesehatan mental
Daftar pustaka: Lowdermilk (2013), p. 944-945; McKinney (2013), p. 565-566



8. Perawat memantau tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial lada bayi usia 3 bulan. Pada palpasi fontanel diketahui fontanel anteriornya lembut dan datar. Berdasarkan temuan tersebut, manakah tindakan perawat yang paling tepat ?

A. Tingkatkan asupan cairan per oral
B. Dokumentasikan temuan

C. Bertahu dokter yang bertanggung jawab

D. Tinggikan kepala 90 derajat

E. Cek tanda-tanda vital.

Jawaban :
B. Dokumentasikan temuan.
Rasional: Fontanel anterior berbentuk seperti mata dan berada di puncak kepala. Fontanel harus lembutdan datar pada bayi yang normal, dan  ormalnya akan tertutup pada usia 12-18 bulan. Perawat harus mendikumentasikan temuan karena ini normal. Tidak ada alasan untuk meningkatkan asupan cairan per oral, menghubungi doter yang bertanggung jawab, atau meninggikan kepala 90o. Tanda-tanda vital harus dilakukan pengecekan seacara rutin.

Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan kata penanda paling tepat dan kata lembut dan datar. Ini akan memberikan petunjuk bahwa temuan ini normal. Fontanel yang mengeras dan tegang bisa terjadi akibat bayi menangis atau mengalami penigkatan tekanan intrakaranial.
Review: Pengkajian Fontanel
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan kognitif
Keilmuan: Keluarga
Proses Keperawatan: Pengkajian
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Aman dan nyaman
Sistem Tubuh: Muskuluskeletal
Daftar pustaka: McKinney Et al (2013), p. 1418

Sumber : soal-soal ini berasal dari beberapa sumber website dan kami cantumkan dibawah ini sumber website tersebut :

Demikianlah Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Keluarga Kali ini, sampai bertemu soal UKOM Keluarga lainnya di website ini. See you again.